Langsung ke konten utama


**KITA TAK BERJODOH**

Mulanya kuanggap permainan semata, bukti-bukti tak membuatku percaya, foto-foto mesra dan telepon seorang perempuan yang seringkali mengusik keseharianku sedikitpun tak membuatku cemburu,  karena semua masih tetap kuanggap sebagai permainanmu untuk mengujiku.
Tetapi hari demi hari perempuan itupun tetap saja mengusik kehidupanku dengan telepon dan sms-sms yang masuk dihandphoneku....ditambah status-status di sosmed yang semakin mesra dipandanganku membuat hatiku malah semakin teriris yang mulanya kuanggap biasa-biasa saja namun ternyata engkaupun sama memamerkan kemesraanmu, Entah itu foto lama atau hanya rekayasamu saja memasang foto layaknya suami istri beserta anak-anakmu yang semakin membuat hatiku tercabik-cabik.....beberapa menit kupandangi upload-tan” yang di unggah beberapa menit yang lalu  itu,  tak menyangka air matakupun jatuh membasahi layar touchscreen handphoneq.
Dalam hatiku cukup berkata “Benarkah ini yang kulihat sekarang??? “Seperti inikah yang sebenarnya??? “atau bahkan hanya permainan ??? terkadang aku bingung dalam menilainya,,,,Betapa bodohnya aku yang telah dibutakan dan diperbudak oleh Cinta !!! Mengapa seperti ini disaat kubenar-benar merasakan Jatuh Cinta padanya ??? Haruskah kukekang sendiri di dalam hatiku perasaan ini? Rasanya hanya akan membuatku Gila....tapi sejujurnya hingga sekarangpun aku masih belum percaya sepenuhnya dengan semua yang kulihat di sosmed, dunia yang maya!!! dunia yang penuh dengan kepalsuan!!! ***
Hari demi hari kulalui dan mencoba untuk melupakan semua kisah yang kualami akhir-akhir ini, seperti mimpi dalam hidupku karena kepercayaanku dipenuhi dengan keraguan. Aku benar-benar bingung dengan semua yang terjadi dalam kehidupanku, akupun mencoba untuk melupakan kisah ini meski pada akhirnya semuanya tak ada benarnya alias rekayasa semata, aku tak terima jika hidupku dipermainkan seperti ini aku lebih rela merasa tersakiti walau sesakit apapun itu akan kutinggalkan, jika memang dia yang terbaik dan akan menjadi jodohku maka tuhan kan selalu memberi jalan yang terbaik dan terindah untuk mempertemuan kita di kehidupan yang lebih bahagia dan bermakna, dibanding hidup yang seperti ini bagai terkatung-katung tanpa kejelasan.  *** (bersambung)

(18 oktober 2017*)




Widiastuti A 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BEKALI MEREKA

BEKALI MEREKA *lae-lae Beach* "20-11-18" Bagai mana perasaanmu jika kau adalah seorang perempuan yang berusia 26 tahun dan belum menikah kemudian beberapa waktu lalu ada seorang pemuda berusia 14 tahun yang menyatakan cinta dengan berdalih, “Cinta tak pandang umur”?. Mungkin kata-kata itu akan terasa menggelitik dan kamu akan menanggapinya dengan candaan. Yah, seperti aku yang menganggap itu adalah permainan, apa lagi usianya memang dalam masa ingin tahu ini dan itu, ingin coba ini dan itu. Tapi bagai mana jika ia menunjukkan sikap kedewasaannya? Ia be rusaha meyakinkanmu bahwa umur tidak menjadi patokan dalam kedewassaan sikap seseorang. Walaupun begitu aku masih menganggapnya itu adalah suatu usaha baginya belajar menjadi dewasa, apa lagi sekarang ia merasa bahwa dirinya sedang jatuh cinta pada perempuan yang lebih dewasa dari dirinya. Maka, tentunya ia berusaha belajar keras untuk mendewasakan diri walau sesungguhnya ia memang belum dewasa, ia hanya merasa t...
Akan Indah Pada Waktun y a *widwee*pct Aku pernah berpikir mengapa harus kamu? Mengapa tidak orang lain saja? Aku tahu mencintaimu tidaklah mudah mesti melalui banyak ujian kesabaran. Aku tak pernah inginkan rasa ini. Saat kusadari bahwa aku telah jatuh cinta padamu, aku marah, aku benci, aku memberontak, aku protes, aku tidak inginkan rasa ini. Aku sadar bahwa aku bukanlah pribadi yang tangguh, aku tidak bisa lalui ujian-ujian karena mencintamu, aku tidak memiliki hati yang kuat dan aku pun tak mampu sabar setiap saat. Aku lari dari rasa itu. Namun bayangmu mengejarku dan mengikuti kemana aku pergi. Aku berusaha menguburnya di dalam tanah tapi ia malah tumbuh dan berbunga. Aku membuangnya di dasar laut tapi ia menjelma menjadi mutiara berkilau nun indah. Sampai hari itu tiba, di mana aku merasa lelah dan tak berdaya lagi untuk lari dari rasa itu. Semakin aku ingin melupakannya semakin ia muncul dalam ingatan. Akhirnya kubiarkan rasa itu menguasai diriku, kunikmati sa...